Site icon Seputaran.id

Rencana Strategis Bank Kalsel di 2026

Kantor Pusat Bank Kalsel.

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Bank Kalsel telah menetapkan sejumlah rencana strategis di 2026. Untuk mencapai target-target yang ditetapkan pada RBB 2026-2028.

Nah, ada tiga fokus strategi utama yang akan ditempuh Bank Kalsel yakni berupa :

  1. Optimalisasi Penerimaan Pendapatan
  2. Menjaga Tingkat Efisiensi Operasional
  3. Fokus kepada Upaya Perbaikan Kualitas Kredit,

Disamping strategi utama tersebut, Bank Kalsel juga akan melakukan 5 strategi pendukung dalam mencapai target RBB yang ditetapkan tersebut yakni :

  1. Memperkuat Daya Saing Layanan dan Produk
  2. Meningkatkan Kapabilitas dan Kompetensi SDM
  3. Memperkuat Kemampuan IT dan Digital Bank
  4. Implementasi Layanan Bank Devisa
  5. Meningkatkan Partisipasi dalam Menjaga Keberlangsungan dan Kelestarian Ekologi dan Lingkungan Hidup.

Bank Kalsel juga sudah menuju Bank Devisa sepanjang 2025. Jadi, untuk menuju Bank Devisa Bank Kalsel terus melakukan berbagai langkah penguatan dalam rangka memenuhi persyaratan serta meningkatkan kesiapan penyelenggaraan kegiatan usaha dalam valuta asing.

Upaya ini merupakan kelanjutan dari proses persiapan yang telah dimulai pada tahun sebelumnya, dengan fokus pada penguatan tata kelola, kesiapan operasional, pengembangan sistem, serta pemenuhan ketentuan kepatuhan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Sejalan dengan proses tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan persetujuan kepada Bank Kalsel untuk melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing dengan sejumlah rekomendasi perbaikan yang perlu ditindaklanjuti oleh perseroan.

Saat ini Bank Kalsel terus melaksanakan berbagai penyempurnaan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan. Setelah seluruh tindak lanjut tersebut terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku, Bank Kalsel akan melaksanakan serta memasarkan produk dan layanan berbasis valuta asing secara bertahap kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pengembangan layanan dan peningkatan daya saing Bank Kalsel.

Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menyebut, Bank Devisa menjadi langkah strategis Bank Kalsel untuk merambah pasar global melalui layanan keuangan berbasis devisa. Layanan ini mencakup fasilitas ekspor-impor, remitansi internasional, serta pembiayaan usaha yang memiliki orientasi luar negeri.

“Kami ingin nasabah, terutama pelaku UMKM dan korporasi daerah, memiliki akses langsung terhadap layanan keuangan internasional tanpa harus bergantung pada bank besar di luar daerah,” tukasnya. (adv/smr)