SEPUTARAN.ID, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel meninjau kesiapan Sekolah Rakyat (SR) di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional IV Kalimantan, Jalan Trikora, Banjarbaru, Sabtu (10/1/2026) pagi.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan akan meninjau langsung salah satu lokasi yang akan dibangun Sekolah Rakyat secara terpadu di bawah Kementerian Sosial ini pada Senin (12/1/2026).
Gubernur H Muhidin bersama jajaran Forkopimda Kalsel yakni Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan; Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus dan Kabinda Kalsel, Brigjen Pol. Nurrullah meninjau langsung kawasan yang direncanakan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan Sekolah Rakyat. Rombongan melihat kesiapan lokasi serta sarana pendukung yang ada di kawasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia berkoordinasi dengan unsur TNI dan Polri terkait pengamanan serta pengaturan akses jalan, guna memastikan kelancaran dan keamanan jalur yang akan dilalui rombongan Presiden RI saat kunjungan nanti.
”Kami bersama Pangdam Tambun Bungai, Pak Kapolda, Pak Danrem, Kabinda, dan rekan-rekan lainnya melakukan peninjauan lapangan. Peninjauan ini dilaksanakan pada Sabtu, menjelang agenda kunjungan Presiden RI yang direncanakan pada hari Senin mendatang, di Sekolah Rakyat yang sedang kami siapkan ini,” katanya.
Dalam peninjauan ini, Muhidin menyebut, melihat bahwa progres persiapan lokasi telah mencapai lebih dari 60 persen. Pekerjaan akan terus dikebut hingga lembur malam ini dan besok agar seluruh persiapan dapat selesai tepat waktu.
H Muhidin menjelaskan, kendaraan Presiden dan rombongan akan diturunkan di jalan utama, kemudian menempuh jarak sekitar 100 meter menuju lokasi. Oleh karena itu, tidak diperkenankan kendaraan lain masuk ke area tersebut, kecuali kendaraan Presiden, guna menghindari kepadatan di dalam lokasi.
”Kami berharap kunjungan Presiden ini menjadi momen kebanggaan bagi kita semua. Ini merupakan kali pertama Presiden Republik Indonesia berkunjung ke sini untuk meresmikan program Sekolah Rakyat yang berskala nasional. Kehadiran Presiden menunjukkan perhatian dan kepercayaan terhadap daerah ini. Tentu hal ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kita semua,” pungkasnya.
Gubernur H. Muhidin pun berharap, dengan kedatangan Presiden ini juga membawa kebaikan dan keberkahan bagi daerah Kalsel. Mengingat kondisi banjir yang terjadi beberapa waktu terakhir, pihaknya berharap cuaca terus membaik, air mulai surut, dan situasi kembali normal dalam waktu dekat.
”Kami mengajak seluruh masyarakat yang terdampak musibah banjir untuk tetap sabar dan terus berdoa. Semoga tidak ada musibah lanjutan yang menimpa masyarakat Kalsel, terutama dalam hal kesehatan. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan, serta tetap memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat Kalsel secara menyeluruh,” tuturnya.
Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan, peresmian Sekolah Rakyat yang akan dilakukan secara langsung oleh Presiden RI di Kalsel merupakan sebuah kehormatan besar bagi daerah tersebut.
Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan, pihaknya akan melakukan pengamanan secara maksimal dengan terus berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalsel, Polda Kalsel dan seluruh pihak terkait agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman.
Selain itu, Pangdam juga mengimbau masyarakat agar pada hari pelaksanaan, Senin nanti dapat hadir dan berkumpul untuk menyaksikan langsung kehadiran Presiden. Menurutnya, bertemu dan melihat Presiden secara langsung merupakan sebuah kehormatan tersendiri bagi warga Kalimantan Selatan.
”Karena, kunjungan Presiden RI ke Kalimantan Selatan ini dilakukan dalam rangka peresmian Sekolah Rakyat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia,” tandasnya. (smr)
