SEPUTARAN.ID, RANTAU – Momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Tapin harus dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian dan komitmen bersama dalam memenuhi hak serta memberikan perlindungan kepada anak.
Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah mengatakan, pemenuhan hak anak membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga masyarakat, sekolah, orang tua hingga anak itu sendiri.
“Peringatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian dan komitmen dalam memenuhi hak anak, memberikan perlindungan, serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat, nyaman dan ramah bagi tumbuh kembang anak,” ujarnya, Senin (31/8/2026).
Menurut Faridah, perhatian terhadap anak juga menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Tapin, “Tapin Maju, Maju Banuanya, Baiman Warganya.”
Ia menilai, generasi yang sehat, berpendidikan dan memiliki ruang untuk berkembang menjadi salah satu modal penting bagi kemajuan daerah.
Karena itu, rangkaian HAN 2026 di Kabupaten Tapin tidak hanya diisi dengan kegiatan hiburan. Sejumlah kegiatan dan bantuan disiapkan untuk memberikan manfaat langsung bagi anak-anak.
Di antaranya lomba fashion show anak PAUD yang menjadi wadah untuk menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas dan keberanian anak.
Selain itu, dilakukan pengukuhan Forum Anak Daerah Kabupaten Tapin periode 2026–2028. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang partisipasi anak sebagai pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak anak.
Dukungan terhadap kebutuhan gizi dan kesehatan anak juga diberikan melalui bantuan susu cair, telur dan sosis dari Dinas Pertanian Kabupaten Tapin.
Sementara PT Bhumi Rantau Energi (BRE) memberikan bantuan peralatan sekolah kepada 20 anak PAUD. BAZNAS Kabupaten Tapin turut memberikan bantuan uang pendidikan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan anak.
Dukungan lainnya datang dari PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua berupa bantuan blazer Forum Anak dan buket bunga. Sedangkan Bank Kalsel Cabang Rantau memberikan bantuan perlengkapan alat salat bagi guru PAUD.
Rangkaian kegiatan juga melibatkan Dinas Pendidikan melalui kegiatan Semarak Anak, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah melalui layanan perpustakaan keliling, serta Dinas Kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan anak PAUD.
Faridah mengatakan, berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak harus dilakukan secara menyeluruh.
“Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, Pemerintah Kabupaten Tapin bersama seluruh pemangku kepentingan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi anak-anak,” katanya.
Ia berharap sinergi yang sudah terbangun dapat terus diperkuat sehingga upaya mewujudkan Kabupaten Tapin sebagai Kabupaten Layak Anak dapat berjalan secara berkelanjutan.
Faridah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, dunia usaha, BAZNAS, lembaga masyarakat, sekolah PAUD, guru, orang tua, Forum Anak Tapin dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan HAN 2026.
“Semoga kolaborasi dan kepedulian terhadap anak-anak Kabupaten Tapin terus kita tingkatkan. Anak-anak harus mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, belajar, berekspresi, berkreasi dan mengembangkan potensi dirinya,” pungkasnya. (smr)
