Site icon Seputaran.id

Pemko Berikan Bantuan untuk 33 Panti Asuhan

Walikota Banjarmasin HM Yamin saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan penerima. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Sebanyak 33 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau panti anak di Banjarmasin mendapat bantuan sosial permakanan dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin HM Yamin HR secara simbolis menuturkan, Bantuan Sosial Permakanan bagi 33 LKSA Panti Anak di 2026 ini dengan total anggaran sebesar Rp 883.252.955. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar anak-anak yang berada di panti asuhan.

“Harapannya, dukungan untuk panti asuhan dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Mudah-mudahan tahun depan bisa ditambah lagi lebih dari ini,” katanya, Kamis (5/3/2026).

Ia menyatakan, perhatian terhadap panti asuhan menjadi bagian dari komitmen Pemko untuk memastikan anak-anak yatim piatu tetap mendapatkan pengasuhan, pendidikan dan perhatian yang layak.

Sementara itu, Pengasuh Panti Asuhan Sentosa sekaligus Wakil Ketua Forum Panti Kota Banjarmasin H Muhammad Yusuf, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Kita bersyukur kepada Allah, bantuan Pemerintah Daerah dari Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR atas kepeduliannya terhadap anak-anak panti. Semoga ini menjadi keberkahan untuk Kota Banjarmasin Maju dan Sejahtera,” ucapnya.

Dia berharap dukungan pemerintah terhadap panti asuhan dapat terus ditingkatkan, mengingat kebutuhan operasional panti yang terus bertambah. “Dengan bersyukur mudah-mudahan bisa terus ditambah,” imbuhnya.

Ia sangat berterima kasih kalau sekiranya tahun depan ditambah, karena operasional panti asuhan terus bertambah. “Semoga dengan ditambah sangat membantu,” tuturnya.

Selain bantuan dari Pemko Banjarmasin, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalsel berupa sarung bagi anak-anak panti asuhan serta uang transportasi dari Kesra Banjarmasin.

Suasana kebersamaan semakin terasa dengan tausyiah agama yang disampaikan oleh Tuan Guru H. Sirajuddin, yang lebih dikenal dengan sebutan Guru Rhoma Irama. Dalam tausyiahnya mengajak seluruh hadirin untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana meningkatkan keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Setelah itu kegiatan ditutup dengan pelaksanaan salat maghrib berjamaah. (shn/smr)