SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin secara resmi melakukan soft launching layanan Buy The Service (BTS) Trans Banjarmasin dan Angkutan Mudik Gratis sekaligus meresmikan dua fasilitas transportasi air yakni Shelter Air Kota Lama dan Dermaga Pasar Baru, Jumat (6/3/2026).
Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menuturkan, kehadiran infrastruktur ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan penyediaan fasilitas moda transportasi air yang terintegrasi. “Kita harus bisa terus menjaga dan memelihara fasilitas yang sudah dibangun ini. Tentu ini juga menjadikan satu maruah Kota Banjarmasin sebagai Kota Seribu Sungai,” katanya.
Meski dermaga kini tampil lebih modern, namun ia menyoroti kondisi lingkungan sekitar, khususnya di area belakang Dermaga Pasar Baru dan Pasar Arumanis yang dinilai masih kurang tertata. Diharapkan, adanya koordinasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk meningkatkan estetika kawasan tersebut.
“Kondisinya memang kurang bagus, kurang enak dilihat. Kita berharap para pedagang Pasar di sini bisa memperbaiki dan merapikan areanya agar lebih estetik, selaras dengan apa yang sudah dibangun pemerintah,” ucapnya.
Ke depan, Yamin memproyeksikan pembangunan ini akan terus berlanjut hingga menyambung ke kawasan Pasar Lima.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin Slamet Begjo menuturkan, pembangunan Dermaga Pasar Baru dengan anggaran sebesar Rp1,89 miliar dengan masa pengerjaan enam bulan. “Kalau Shelter Air Kota Lama dibangun dengan anggaran kurang lebih Rp1,2 miliar,” ungkapnya.
Dermaga Pasar Baru difokuskan untuk melayani angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan rute jauh seperti Palangka Raya dan Negara. Sedangkan Shelter Kota Lama didesain sebagai pendukung sektor pariwisata.
Ia juga menekankan, perubahan signifikan pada wajah Dermaga Pasar Baru yang kini jauh lebih representatif dan terang benderang. Dermaga Pasar Baru yang kemarin kelihatan seperti apa, sekarang wow. Kalau malam, yang sebelumnya terasa serem, sekarang di hidupkan. “Harapannya bisa menjadi salah satu lokasi pilihan masyarakat yang ingin healing,” tukasnya. (shn/smr)
