Site icon Seputaran.id

Patuhi Instruksi Mendagri, Walikota Yamin Standby di Banjarmasin Selama Lebaran

Walikota Banjarmasin HM Yamin saat diwawancarai wartawan. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Instruksi Mentri Dalam Negeri (Mendagri) yang meminta kepala daerah tetap berada di wilayahnya selama libur Lebaran dipatuhi Walikota Banjarmasin HM Muhammad Yamin, yang memastikan tetap berada di daerah guna memastikan kondisi kota tetap terkendali.

Ia menyatakan, mendukung arahan tersebut, sebab kepala daerah memang harus memastikan kesiapsiagaan wilayah, terutama saat aktivitas masyarakat meningkat selama masa mudik dan Hari Raya Idulftitri. “Kami sangat mengapresiasi dan sepakat dengan Mendagri,” tegasnya, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, pada saat hari raya maupun hari libur, kepala daerah diharapkan tetap standby di daerah masing-masing untuk memastikan kesiapsiagaan. “Jangan sampai kepala daerah justru berada di luar daerah ketika terjadi persoalan di wilayahnya. Karena itu, dirinya memilih tetap berada atau standby di Banjarmasin selama periode Lebaran,” tuturnya.

Menghadapi lonjakan aktivitas menjelang Lebaran, Pemko Banjarmasin juga menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya meminta dinas terkait melakukan pendataan mobilitas penduduk yang keluar maupun masuk ke Banjarmasin.

Sebagai kota perdagangan dan jasa mobilitas penduduk cukup tinggi. Banyak warga dari Kabupaten atau Kota lain datang untuk bekerja maupun beraktivitas bisnis.

Selain itu, Pemko menginstruksikan pemantauan harga bahan pokok guna mengantisipasi lonjakan harga di pasar. “Upaya menjaga stabilitas harga juga dilakukan melalui pelaksanaan pasar murah,” jelasnya.

Bahkan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) bersama pihak terkait terus melaksanakan pasar murah untuk membantu masyarakat dan menjaga stabilitas harga bahan pokok. “Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga di pasar,” katanya.

Ia menyatakan, untuk memastikan kesiapsiagaan selama periode Lebaran, Pemko Banjarmasin juga akan menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda guna memetakan titik-titik yang perlu mendapat perhatian, terutama pada periode H-3 hingga H+7 Lebaran.

Dalam rapat tersebut, akan memetakan sejumlah titik yang dinilai rawan dan perlu mendapat perhatian khusus. “Jadi kita akan petakan titik-titik yang perlu mendapat perhatian, kemudian bersama Forkopimda akan turun langsung melakukan pemantauan. Kemungkinan juga pada malam takbiran akan turun bersama,” tukasnya.(shn/smr)