Site icon Seputaran.id

PAM Bandarmasih Berikan Teguran Tegas Oknum Kedapatan Jual Air Ledeng

Dirut PAM Bandarmasih Zulbadi. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih berikan tindakan tegas terhadap oknum masyarakat yang memanfaatkan kondisi musim kemarau dengan menjual air ledeng secara ilegal. Pihak PAM Bandarmasih menemukan oknum tersebut di daerah Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara.

“Temuan sudah ditindaklanjuti dengan memutus sementara aliran air milik pelanggan yang terbukti melanggar dan berikan teguran,” tegas Direktur Utama PAM Bandarmasih Zulbadi saat memberikan keterangan ke awak media usai RUPS di Aula PAM Bandarmasih, Jumat (4/9/2026).

Ia menuturkan, pihaknya telah turun langsung ke lapangan setelah menerima banyak keluhan dan protes dari masyarakat sekitar yang merasa sangat dirugikan.

“Untuk saat ini ada yang kita putuskan. Bahkan ada yang diberikan teguran. Berikutnya nanti kita buat teguran untuk semuanya. Kalau teguran masih saja dilakukan, diputuskan untuk sementara,” ungkapnya.

Ia menyatakan, PAM Bandarmasih sudah mengeluarkan imbauan jangan menjual air ledeng ketika krisis. “Karena warga protes dan merasa dirugikan akibat itu, air tidak mengalir sebab menggunakan mesin pompa dengan kapasitas lebih besar,” katanya.

Air tersebut kemudian dialirkan dan diisikan ke dalam jeriken-jeriken di kapal kelotok yang melintas di pinggir sungai untuk kemudian dijual kembali. “Tidak tau kemana dijualnya air tersebut oleh mereka,” terangnya.

Dari penelusuran tim di lapangan, setidaknya terdapat sekitar lima lokasi temuan pelanggan yang menyedot air bersih untuk komersialisasi.

“Satu yang diputus dan empat lainnya diberikan teguran. Satu dari lima lokasi temuan tersebut langsung dijatuhi sanksi pemutusan aliran air sementara, karena sebelumnya sudah pernah menerima surat teguran namun tetap mengulangi perbuatannya,” ujarnya.

Sementara untuk empat lokasi lainnya, pihak PAM Bandarmasih memberikan surat teguran keras. Langkah tegas ini diambil PAM Bandarmasih guna menjamin keadilan pendistribusian air bersih bagi seluruh masyarakat, khususnya warga tetangga di sekitar lokasi yang terdampak langsung akibat penyedotan tersebut.

PAM Bandarmasih juga memastikan akan terus melakukan pemantauan dan survei berkala di Lapangan dalam beberapa hari ke depan.

“Jika para pelanggar yang telah diberi peringatan masih mengulangi perbuatannya, sanksi pemutusan aliran air secara penuh akan langsung diberikan,” tukasnya. (shn/smr)