SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – PT Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih mengalokasikan anggaran sekitar Rp 85,2 miliar untuk program peremajaan jaringan pipa.
Peremajaan pipa itu untuk wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat dan Utara yang banyak dikeluhkan masyarakat.
“Segmennya itu di Jalan Ahmad Yani sampai Jembatan Dewi, Pandan Sari tembus Teluk Tiram ujung, Perdagangan, AMD sampai SMP 13 di Alalak hingga Alalak Selatan,” ungkap Direktur Utama PAM Bandarmasih Zulbadi.
Menurutnya, pipa yang lama bakal diganti dengan diamater lebih basar, yakni 800 milimet di Jalan Ahmad Yani dan 400 milimeter di S Parman.
Ia menuturkan, penggantian pipa secara bertahap dengan mempertimbangkan usia jaringan cukup lama dari 1996 dan tingkat kepadatan penduduk.
“Soalnya bila dinaikkan tekanan, tentu tidak bakal mampu pipa yang ada. Tekanan itu 2,8 barr dari perusahaan, bila lebih dari itu pipa bakal bocor,” ungkapnya, usai Ekspose Laporan Keuangan dan Hasil Kinerja Tahun 2025 di Aula PAM Bandarmasih, Selasa (30/6/2026).
Zulbadi melanjutkan, pipa di Jalan Ahmad Yani ada 90 lebih tambalan atau sambungan. “Jadi bakal diganti diamater lebih basar 800 milimet di Jalan Ahmad Yani dan 400 milimeter di S Parman,” bebernya.
Menurutnya, bila pipa sudah berganti, tekanan distribusi air bisa dinaikkan 3 barr lebih. “Pipa ini untuk distribusi kawasan Pandan Sari hingga Teluk Tiram di Kecamatan Banjarmasin Barat, S Parman hingga Alalak di Banjarmasin Utara.
“Jadi di wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara fokus tahun ini,” jelasnya.
Ia menyampaikan, pelanggan di wilayah itu cukup besar, di Banjarmasin Barat ada 47 ribu dan Banjarmasin Utara 18 ribu.
“Dengan perbaikan yang dilakukan, Insya Allah masyarakat mendapatkan layanan selayaknya. Lagipula ada wilayah yang belum mengalir selama 24 jam, jadi kasihan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap, setelah pipa di pasang seluruh masyarakat di Banjarmasin dapat terlayani 24 jam.n”Mohon doanya, agar dapat berjalan lancar dan layanan air kepada masyarakat bisa terpuaskan,” tukasnya. (shn/smr)
