Site icon Seputaran.id

Meski Harga Naik, Permintaan Sapi dan Kambing Kurban Mulai Meningkat

Stok sapi kurban di RPH Basirih. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah permintaan sapi kurban di Rumah Potong Hewan (RPH), Jalan Tembus Mantuil , Kecamatan Banjarmasin Selatan, mulai ada peningkatan.

Begitupula pedagang kambing di Jalan RK Ilir, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Meski sejumlah kandang masih belum semuanya terisi penuh, namun permintaan hewan kurban di minggu pertama menjelang hari raya kurban mulai terasa.

Salah seorang pengusaha sapi kurban H Rasyidi Ahmad menuturkan, sudah lima hari ini pasokan sapi mulai berdatangan dari Kupang Provinsi NTT.

Harga sapi tahun ini rata-rata ada naik sekitar Rp1 juta dibanding tahun lalu. Dan tergantung berat badan, bentuk dan jenis sapi. “Sebab pengaruh biaya BBM naik dan alat angkut dan lainnya,” ungkapnya, saat ditemui di RPH Basirih, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, di tahun ini target 3 ribu stok sapi, tapi karena terbatas tempat hanya 1 ribu yang disediakan. “Itu Insya Allah stok di RPH cukup untuk kebutuhan,” ujarnya.

Ada 500 ekor sapi lebih telah terjual, baik dari pelanggan di Kota Banjarmasin, Palangka, Sampit, Kotabaru dan lainnya.

Meski begitu, naik itu kisaran 75 menjadi 80 per kilogram untuk sapi kupang, 80 menjadi 85 per kilogram sapi madura. Jadi perbedaan Rp10 ribu antara jenis Kupang dam Madura. Untuk sama jenisnya sekitar Rp5 ribu.

“Relatif harga per ekor kisaran dari Rp15 juta menjadi Rp16 Juta, lalu Rp16 Juta menjadi Rp17 juta,” bebernya.

Memastikan, walaupun harga mengalami kenaikan, namun permintaan masih relatif stabil. Bahkan pasokan akan kembali datang dari Kupang NTT dalam sepekan ke depan.

“Hingga H-1 permintaan akan terus meningkat, sepekan lagi pasokan akan kembali didatangkan, karena masih banyak kandang yang belum terisi,” pungkasnya.

Sementara salah seorang pedagang kambing Syamsidi, di Jalan RK Ilir, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan menuturkan, untuk harga bisa dibilang biasa dan relatif stabil. Tidak ada terpengaruh signifikan kenaikan biaya BBM. Untuk harga kisaran Rp2 juta sampai Rp4,5 juta.

“Jadi untuk harga tetap sama saja seperti tahun sebelumnya,” ucapnya Syamsidi, saat ditemui di RK Ilir, Jumat (8/5/2026).

Untuk stok menyediakan sekitar 500 ekor kambing pada biasanya, pada Hari Raya Idul Adha 1447 H menyediakan sampai 1000 ekor kambing. Stok aman dan melimpah kambing yang tersedia. “Ini sudah mulai ramai yang beli, ada terjual puluhan ekor kambing,” terangnya.

Untuk pelanggan ada dari Banjarmasin, Pelaihari, Hulu Sungai, Palangka dan Kalimantan Timur juga ada.

“Sementara kambing ini dari Bondowoso, Blitar, Situbondo, Jember dan Banyuwangi. Paling banyak dari Bondowoso dan kualitas juga lebih bagus,” tukasnya. (shn/smr)