SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Bank Kalsel menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dengan mengoperasikan 968 Agen Laku Pandai hingga Desember 2025 yang tersebar di seluruh Kalimantan Selatan (Kalsel).
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Bank Kalsel terus hadir mendekatkan layanan perbankan hingga ke daerah rural. Agen Laku Pandai (Agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang diberi nama ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan) oleh Bank Kalsel berperan sebagai perpanjangan tangan untuk memberikan layanan dasar perbankan kepada masyarakat.
Melalui agen-agen ini, masyarakat dapat membuka rekening, menabung, melakukan transaksi tunai, pembayaran, hingga layanan perbankan sederhana lainnya tanpa harus datang ke kantor bank. Program Laku Pandai menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung misi pemerataan akses keuangan di Kalsel.
Pencapaian 968 agen aktif adalah wujud konsistensi Bank Kalsel dalam memastikan layanan keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang jauh dari kantor bank.
Semakin banyak agen yang aktif, semakin besar peluang masyarakat untuk mendapatkan layanan keuangan yang cepat, mudah, aman, dan nyaman.
Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menekankan, Agen Laku Pandai adalah strategi krusial untuk meningkatkan inklusi keuangan, terutama di daerah terpencil dengan akses terbatas. Agen ini difungsikan untuk menyediakan layanan dasar perbankan seperti pembukaan rekening, setoran, penarikan, dan transfer uang.
Sedangkan ADINK merupakan inovasi yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan perbankan melalui agen digital.
Dengan adanya agen ini, masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dapat melakukan transaksi perbankan, seperti menabung, menarik uang, dan melakukan pengiriman dana tanpa harus pergi ke bank fisik.
“Hal ini tentunya akan sangat membantu, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas,” tukasnya. (adv/smr)
