Site icon Seputaran.id

Matangkan Langkah Pembangunan, Pemko Susun RKPD 2027

Sekdakot Banjarmasin Ihksan Budiman saat memberikan sambutan pada rapat penyusunan RKPD 2027. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mulai mematangkan langkah pembangunan untuk 2027 mendatang.

Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Orientasi Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Rabu (21/1/2026).

Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Banjarmasin Ikhsan Budiman mengingatkan, RKPD bukan sekadar tumpukan dokumen administratif tahunan. Sebaliknya, RKPD adalah ruh yang menerjemahkan visi-misi kepala daerah menjadi aksi nyata yang dirasakan langsung oleh warga Banjarmasin.

Ia menyoroti, tantangan pembangunan ke depan yang kian beragam, dan meminta setiap perangkat daerah tidak menutup mata terhadap isu-isu krusial di lapangan.

Ikhsan pun menekankan, penyusunan RKPD 2027 harus menjawab tantangan nyata, mulai dari kualitas pelayanan publik, pengentasan kemiskinan dan pengangguran, hingga persoalan lingkungan seperti adaptasi perubahan iklim dan risiko kebencanaan yang menjadi perhatian serius.

“Oleh karena itu, pentingnya sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi,” ujarnya.

Dia mengharapkan, program yang dirancang di tingkat kota sejalan dengan arah pembangunan nasional agar hasilnya lebih maksimal.

Salah satu poin penting yang ditekankan adalah perubahan pola kerja, meminta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuang jauh-jauh ego sektoral atau bekerja sendiri-sendiri.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola sektoral yang terpisah-pisah. Perencanaan harus kolaboratif dan terintegrasi. Setiap rupiah yang dianggarkan harus efisien, transparan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui orientasi ini, para pejabat perencana diharapkan bisa lebih jeli dalam membedah potensi daerah dan merumuskan program prioritas yang benar-benar dibutuhkan warga, bukan sekadar program rutin tanpa dampak jelas.

“Mari jadikan RKPD 2027 ini sebagai instrumen perubahan. Kita susun perencanaan yang realistis namun tetap visioner demi Banjarmasin yang lebih maju dan berdaya saing,” tukasnya. (shn/smr)