SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Hari ke-12 operasi penanganan dan identifikasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mencatatkan perkembangan signifikan.
Dalam konferensi pers digelar di RS Bhayangkara Banjarmasin, Kamis (24/09/2026) malam, disebutkan ada sejumlah jenazah yang berhasil diidentifikasi dan masih proses identifikasi.
Karo Dokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, didampingi Kabiddokkes Polda Kalsel selaku DVI Commander, Kombes Pol dr. Much Soewan mengatakan, telah berhasil mengidentifikasi enam jenazah baru.
Brigjen Pol Sumy Hastry mengatakan, dengan demikian, dari total 42 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara Banjarmasin, sebanyak 20 korban telah resmi teridentifikasi, sementara 22 jenazah lainnya masih dalam proses pendalaman dan identifikasi lanjutan.
Adapun rincian data enam korban yang teridentifikasi yakni;
Jenazah PM 015, Identik dengan AM 013. Nama: Deny Dwi Saputra, jenis kelamin / Usia: Laki-laki, 32 Tahun, asal: Boyolali, Jawa Tengah. Metode Identifikasi: Primer (gigi) dan Sekunder (ciri medis & properti).
Jenazah PM 016, Identik dengan AM 010 JT / AM 021. Nama: Abdul Fikri. Jenis Kelamin / Usia: Laki-laki, 27 Tahun. Asal: Purbalingga, Jawa Tengah. Metode Identifikasi: Sekunder (ciri medis dan properti).
Jenazah PM 018 Identik dengan AM 062. Nama: Tuti, Jenis Kelamin / Usia: Perempuan, 29 Tahun, Asal: Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Metode Identifikasi: Primer (gigi) dan Sekunder (ciri medis).
Jenazah PM 019 Identik dengan AM 030. Nama: Mashudi, Jenis Kelamin / Usia: Laki-laki, 27 Tahun, Asal: Jepara, Jawa Tengah, Metode Identifikasi: Primer (sidik jari) dan Sekunder (ciri medis dan properti).
Jenazah PM 020 Identik dengan AM 047 / AM 030 JT. Nama: Feris Sudaryanto, Jenis Kelamin / Usia: Laki-laki, 37 Tahun, Asal: Lampung Tengah, Lampung, Metode Identifikasi: Sekunder (ciri medis dan properti)
Jenazah PM 022 Identik dengan AM 082 JT. Nama: Aditya Firmansyah, Jenis Kelamin / Usia: Laki-laki, 19 Tahun, Asal: Kediri, Jawa Timur. Metode Identifikasi: Sekunder (ciri medis dan properti).
Ia menuturkan, Tim DVI memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat serta keluarga korban agar seluruh proses pencarian dan identifikasi jenazah yang tersisa berjalan lancar dan cepat.
“Kami memohon doa agar seluruh jenazah korban dapat segera ditemukan dan teridentifikasi. Sangat mengharapkan dukungan serta kerja sama dari semua pihak demi kelancaran pelaksanaan proses identifikasi ini,” tukasnya. (shn/smr)
