Site icon Seputaran.id

Kabut Asap Terasa di Banjarmasin, Dinkes Keluarkan Surat Kewaspadaan Dini Penyakit ISPA

Kadinkes Banjarmasin Yanuar Diansyah. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Dalam sepekan terakhir, kabut asap mulai terasa masuk Banjarmasin, terutama saat pagi hari.

Bahkan, tampak jarak pandang beberapa meter sudah tak sejernih sebelumnya ketika melintas di jalan. Kabut asap tersebut kiriman dari daerah tetangga yakni Barito Kuala, Banjar, Banjarbaru, hingga Tanah laut (Tala).

“Bila cuaca angin yang tidak mengarah ke Banjarmasin, bakal aman saja. Apalagi titik apinya belum terlalu banyak di Banjarmasin,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin Yanuar Diansyah, Rabu (12/8/2026).

Ia menyatakan, adapun penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi ancaman di tengah musim kemarau.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin sebanyak 1.484 kasus ISPA ditemukan pada Juni 2026. Di Juli, kasus ISPA justru turun menjadi 1.300 kasus.

“Meski ada penurunan kasus dari periode Juni ke Juli. Namun warga diiimbau tetap jaga kesehatan dan pakai masker bila keluar rumah,” bebernya.

Sementara, secara perbandingan tahunan Year-over-Year (YoY), di pekan ke-31 di 2025 jumlah kasus ISPA tercatat 844 kasus, sedangkan pekan ke-31 tahun 2026 ini tercatat 604 kasus.

“Jadi bisa dibilang masih aman saja, akan tetapi bukan berarti lengah tetap harus waspada,” jelasnya.

Dia menjelaskan, ISPA faktornya cuaca seperti musim kemarau, lalu menyebabkan kebakaran dan timbul asap. Sehingga, membuat kasus mengalami lonjakan lebih tinggi. Karena masyarakat beraktivitas di luar rumah, dan penderita ISPA di Banjarmasin didominasi orang dewasa.

“Ini sebab, akibat tingginya aktivitas di luar rumah saat terpapar asap Karhutla dan debu. Termasuk anak-anak, remaja dan lanjut usia (Lansia) juga,” tuturnya.

Meski kasusnya landai, pihaknya tetap mengimbau masyarakat tetap waspada dan pencegahannya menerapkan pola hidup sehat.

Ia menyampaikan, guna mengantisipasi lonjakan pasien, Dinkes Banjarmasin telah mengeluarkan Surat Kewaspadaan Dini Penyakit ISPA dan kepada seluruh Puskesmas, agar siap siaga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Terkait langkah pencegahan mandiri, warga juga diiimbau mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga imunitas tubuh.

Kemudian pakai masker, mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama saat terjadi kabut asap. Lalu menjaga kebersihan makanan, jajanan dan sumber air minum. (shn/smr)