Site icon Seputaran.id

Gubernur Kalsel Dukung Penuh Pembangunan Makodam Lambung Mangkurat

Gubernur Kalsel H Muhidin saat pemancangan tiang pertama pembangunan Makodam X Lambung Mangkurat. (foto : adpim kalsel)

SEPUTARAN.ID, BANJARBARU – Pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) X Lambung Mangkurat resmi dimulai ditandai dengan pemancangan tiang pertama, di kawasan lapangan tembak Korem 101/Antasari, Banjarbaru, pada Rabu (6/5/2026).

Pemancangan tiang pertama ini dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) TNI, Muhammad Saleh Mustafa, dan Pangdam XXII Tambun Bungai, Zainal Arifin.

Wakasad Saleh Mustafa mengapresiasi, kepada Pemprov Kalsel serta Pemda di wilayah Kalsel, yang membuat pembangunan makodam di wilayah Kalsel terlaksana.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemprov Kalsel beserta seluruh stakeholder terkait atas kerjasama dan inisiasinya sehingga dapat mewujudkan pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat,” ujarnya.

Ia mengharapkan, keberadaan Kodam X Lambung Mangkurat ini nantinya akan membawa nilai manfaat bagi masyarakat dan Pemprov serta Pemda di wilayah Kalsel. “Momen penting pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat ini bukan hanya pembangunan secara fisik, tapi juga langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah. Kita harapkan nantinya juga mudah-mudahan dapat membawa nilai manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat dan Pemprov serta Pemda di Kalsel,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dan penghargaan kepada Gubernur H Muhidin yang mendukung penuh pembangunan Makodam X Lambung Mangkurat. “Saya ucapkan terimakasih kepada gubernur dan jajaran yang telah menginisiasi pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat yang diketahui bersama, ini adalah Kodam lama,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Muhidin menuturkan, pemancangan tiang pertama ini menandai dimulainya babak baru dalam pertahanan wilayah di Kalsel.

Baginya, ini adalah momentum bagi Kalsel yang menandai dimulainya babak baru dalam sistem pertahanan wilayah, sekaligus juga simbol semakin kokohnya kehadiran negara di tengah masyarakat Kalsel.

Ia melanjutkan, dukungan penuh Pemprov Kalsel terhadap pembangunan Makodam ini menjadi investasi jangka panjang bagi daerah. “Dorongan penuh Pemprov Kalsel terhadap pembangunan Makodam ini, tidak hanya dalam bentuk kebijakan tapi juga fasilitas, koordinasi dan sinergi lintas sektor. Kami meyakini pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang bagi daerah, tidak hanya dari sisi pertahanan tapi juga sisi ekonomi dan sosial,” sebutnya.

Pembangunan Makodam ini bentuk kolaborasi antara kabupaten/kota se-Kalsel, Provinsi Kalsel dengan Kementerian Pertahanan. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati/Walikota, karena kami setiap melaksanakan beberapa kegiatan selalu berkolaborasi antara daerah, provinsi dan pusat.
Inilah kita di Kalsel, selalu menjalankan kolaborasi,” ujarnya.

H Muhidin mengharapkan, pembangunan Makodam X Lambung Mangkurat ini, akan membawa kebaikan bagi Kalsel. Dan kerjasama Pemprov Kalsel dengan jajaran TNI memang telah terjalin baik dari dulu hingga sekarang. “Ditambah dengan kehadiran Kodam X Lambung Mangkurat nanti, diharapkan sinergitas ini akan lebih terjalin erat dan saling mendukung program satu sama lain,” katanya.

Sekali lagi, Gubernur H Muhidin menyatakan, mendukung penuh rencana keberadaan Kodam X Lambung Mangkurat yang diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Banua. “Kolaborasi berjalan terus antara TNI dan Pemprov seperti yang terjalin selama ini,” sebutnya.

Pada kegiatan ini, juga diserahkan penghargaan kepada Gubernur Kalsel H Muhidin, dan 13 Bupati/Walikota se-Kalsel sebagai dedikasi atas dukungan pembangunan di Kalsel.

Pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat pada 2026-2027 ini merupakan bagian dari Rencana Strategis (Renstra) TNI Angkatan Darat, yang menargetkan setiap provinsi di Indonesia memiliki markas komando daerah masing-masing.

Pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat di Banjarbaru dengan aluas rea sekitar 20 hektare ini, dikerjakan Dinas area sekitar 10 Banjarbaru, yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel.

Kepala Dinas PUPR Kalsel Muhammad Yasin Toyib menambahkan, total dana pembangunan mencapai Rp280 miliar yang bersumber dari dana Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Pemerintah Provinsi Kalsel ditambah partisipasi dari 13 pemerintah kabupaten/kota dengan target penyelesaian 2027 nanti.

Disebutkan Toyib, dukungan alokasi dana dari Pemprov Kalsel sebesar Rp 90 miliar, pemerintah kabupaten/kota masing-masing Rp5 miliar, dan Kemenhan sebanyak Rp140 miliar. “Bangunan nantinya memiliki enam lantai dengan fasilitas lengkap,” ungkapnya. (adpim/smr)