SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Festival Teluk Kelayan Musik Sampah Ecomusicology Soundscapes Penciptaan Karya Kreatif Inovatif Banjarmasin 2026 digelar selama tiga hari, mulai 8-10 Mei 2026, di Taman Kelayan, Kelurahan Kelayan Barat, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Warga akan diajak menikmati karya kreatif inovatif, pertunjukkan musik, eksplorasi suara alam dan budaya lokal yang jarang disentuh. Karena dimeriahkan Pandaz, Lavender, Komposer “Residu” Novyandi Saputra, Komposer “Journey” Muhammad Budi Zakia Sani, Komposer “Tala Gumba” Muhammad Azra Raihan dan Muhammad Febriayanor serta Komposer “Garak” Surya Tajuddin.
Walikota Banjarmasin H M Yamin HR mengapresiasi tinggi kepada panitia Festival Teluk Kelayan. Karena mengubah limbah sampah menjadi instrumen musik adalah bentuk edukasi lingkungan yang kreatif.
Ia mengimbau, seluruh warga aktif menyosialisasikan pengurangan plastik, pemilahan sampah dan pengolahan dari sumbernya. “Tujuannya agar Banjarmasin menjadi kota kreatif, peduli lingkungan dan bebas sampah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin Ibnu Sabil menuturkan, Festival Teluk Kelayan Musik Sampah ini kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. “Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga,” sebutnya.
Menurutnya, tujuan kegiatan ini sampah itu bukan berarti barang harus dibuang tapi bisa dimanfaatkan kembali. “Ini juga menjadi wahana menikmati musik pada zaman dulu dengan barang-barang bekas,” jelasnya.
Salah satunya, kata dia, memanfaatkan botol yang diketuk-ketukan, kaleng kosong menjadi mikropon dan plastik menjadi pakaian. “Tentu ini mengedukasi kepada anak-anak dan warga bahwa sampah itu bukan dibuang sembarangan tapi pada tempatnya dan bisa dimanfaatkan kegiatan bermain dan bernilai ekonomi,” ucapnya Ibnu Sabil.
Selain itu, ini untuk menghidupkan kembali Taman Teluk Kelayan yang selama ini belum maksimal pemanfaatannya. “Hal ini salah satu momentum, bagaimana kedepannya begitu bagus bisa menjadi destinasi wisata Banjarmasin,” tukasnya. (shn/smr)
