SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Puluhan warga menghadiri kegiatan penelaahan aspirasi masyarakat oleh Anggota DPRD Banjarmasin Dapil Banjarmasin Utara M Isnaini di Komplek Pesona Persada, Sungai Andai, Jumat (4/3/2026).
Pada kegiatan yang disebut reses itu, warga mengeluhkan keberadaan Fasiltas Umum (Fasum) yang dicaplok atau dikuasai secara pribadi. Sehingga meminta ada upaya agar Fasum itu bisa dikembalikan menjadi fasilitas yang bisa dinikmati masyarakat atau kepentingan umum.
Atas keluhan itu, M Isnaini pun mendesak, Pemko Banjarmasin melalui bagian hukum untuk segera menyikapi Fasum yang diserobot orang pribadi tersebut. “Fasum yang bermasalah maupun terlantar harus ditata dan difasilitasi ulang oleh Pemko Banjarmasin,” ujarnya.
Menurutnya, Fasum yang sudah menjadi milik Pemko Banjarmasin harus diperhatikan dan jangan dibiarkan terlantar. “Saya hanya khawatir Fasum yang tak dimanfaatkan dan dibiarkan begitu saja diambil diambil, dicaplok atau dikuasai orang pribadi,” ketusnya.
Wakil Ketua DPRD Banjarmasin ini juga menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat reses tersebut. “Permasalahan yang paling banyak disampaikan warga adalah terkait pengelolaan sampah, kondisi infrastruktur jalan, serta kebutuhan fasilitas pendidikan,” ujar Politisi Gerindra ini.
Ia menjelaskan, sistem pengelolaan sampah, termasuk keberadaan petugas 3R (Reduce, Reuse, Recycle), perlu mendapat perhatian serius. “Petugas 3R ini harus benar-benar diberdayakan, bukan hanya menerima gaji tetapi tidak bekerja optimal. Jika ada kekurangan sarana dan prasarana, tentu harus kita lengkapi agar fungsinya berjalan maksimal,” tegasnya.
Selain itu, Isnaini juga menyoroti kondisi jalan utama di Sungai Andai yang dinilai sempit dan kerap mengalami kemacetan pada waktu tertentu. Warga juga meminta perbaikan Jalan di kawasan Budair yang kondisinya sudah rusak parah akibat genangan air pasang dan hujan.
“Ini menjadi keluhan warga karena mengganggu aktivitas sehari-hari. Ke depan, kita akan dorong agar ada solusi penanganan, baik melalui pelebaran jalan maupun pengaturan lalu lintas yang lebih baik,” katanya.
Tak hanya itu, kata dia, warga juga menginginkan penambahan sekolah yang dikelola pemerintah kota. Mengingat, jumlah penduduk di kawasan Sungai Andai makin padat. “Ada usulan penambahan sekolah, mulai dari PAUD, SD hingga SMP. Ini akan kita tampung dan menjadi bahan pembahasan agar ke depan bisa direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat,” tukasnya. (smr)
