Site icon Seputaran.id

Era AI, Bank Kalsel Dorong Media Perkuat Akurasi dan Etika Jurnalistik

Direktur Operasional Bank Kalsel Iwan saat membuka Media Gathering dengan tema kecerdasan buatan AI. (foto : smr/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mengubah cara masyarakat memproduksi, menyebarkan, dan mengonsumsi informasi. Kondisi tersebut mendorong media profesional untuk semakin memperkuat akurasi, kredibilitas, verifikasi, dan etika jurnalistik.

Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin melalui Direktur Operasional Bank Kalsel Iwan menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan media gathering Bank Kalsel yang mengangkat tema media di era kecerdasan buatan (AI).

Iwan mengatakan, perkembangan AI sangat relevan dengan industri perbankan karena informasi berkaitan langsung dengan reputasi dan kepercayaan masyarakat.

“Di tengah derasnya informasi dan perkembangan AI, peran media profesional justru semakin penting,” ujar Iwan. Kamis (3/9/2026).

Menurut Iwan, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, memperluas publikasi mengenai kontribusi Bank Kalsel, membangun reputasi dan kredibilitas, serta menjaga kepercayaan publik.

Ia menilai, industri perbankan merupakan bisnis kepercayaan. Karena itu, seluruh pihak perlu menjaga kualitas informasi agar kepercayaan masyarakat tetap terpelihara.

“Media bukan hanya mitra publikasi, tetapi mitra strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.

Iwan menekankan empat hal yang perlu menjadi perhatian media di tengah perkembangan teknologi AI, yakni akurasi, kredibilitas, verifikasi, dan etika jurnalistik.

Iwan menegaskan, perkembangan teknologi tidak boleh mengurangi kualitas dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi. “Teknologi boleh berubah, tetapi kepercayaan tetap menjadi fondasi. AI harus memperkuat kualitas informasi, bukan mengurangi akurasi dan tanggung jawab,” tegasnya.

Melalui kegiatan media gathering, Bank Kalsel juga ingin mempererat silaturahmi dan kemitraan dengan insan pers. Bank Kalsel berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan media sekaligus meningkatkan pemahaman insan pers mengenai perkembangan serta kontribusi Bank Kalsel bagi daerah.

Iwan juga mengajak media membangun komunikasi yang terbuka, profesional, dan saling percaya. Ia menilai kritik yang konstruktif penting bagi Bank Kalsel untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan.

“Kami berharap sinergi Bank Kalsel dengan media semakin kuat, bukan hanya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan Banua,” pungkasnya.(sm/smr)