Site icon Seputaran.id

DKP3 Antisipasi Sebaran Ikan Sapu-Sapu 

Kepala Bidang Perikanan DKP3 Banjarmasin Sulaiman. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Kemunculan ikan sapu-sapu di perairan Banjarmasin menjadi perhatian serius. Setelah video seorang nelayan menangkap spesies tersebut viral di media sosial (Medsos).

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Perikanan DKP3 Banjarmasin Sulaiman menuturkan, ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.

Pemerintah akan segera mengambil sejumlah langkah konkret untuk mengantisipasi penyebaran ikan tersebut. “Langkah yang akan dilakukan meliputi pemetaan, pemantauan sebaran, pengendalian populasi melalui penangkapan, edukasi kepada masyarakat, dan pengkajian pemanfaatan alternatif nonkonsumsi,” katanya.

Keberadaan ikan sapu-sapu perlu diwaspadai, karena dapat mengganggu ikan lokal dan merugikan pembudidaya.

Spesies ini diketahui dapat memakan telur ikan lain, sehingga berpotensi menurunkan populasi ikan asli. “Selain itu, ikan sapu-sapu juga dapat merusak habitat dengan membuat lubang di dasar sungai,” bebernya.

Ikan ini juga bisa masuk ke kolam maupun keramba, mengganggu pertumbuhan ikan budidaya dan berpotensi menurunkan produktivitas pembudidaya.

Ia menyatakan, pihaknya tidak merekomendasikan ikan sapu-sapu untuk dikonsumsi secara rutin oleh masyarakat.

Meski secara umum tidak beracun, ikan tersebut hidup di dasar perairan yang berpotensi tercemar sehingga dikhawatirkan mengandung logam berat maupun bakteri. Selain itu, teksturnya keras dan tidak umum dikonsumsi.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melepasliarkan ikan ke perairan umum serta ikut berpartisipasi dalam upaya pengendalian.

Warga diminta segera melapor apabila menemukan kemunculan ikan sapu-sapu dalam jumlah banyak di sungai maupun saluran perairan lainnya.

“Langkah cepat dan kolaboratif sangat diperlukan agar dampak ekologis maupun ekonomi dapat ditekan sejak dini,” tukasnya. (shn/smr)