Site icon Seputaran.id

Disdukcapil Diminta Agar Data Kependudukan Tidak Bocor

Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin Aliansyah saat diwawancarai usai RDP. (foto : sna/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Komisi I DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DIsdukcapil Banjarmasin Senin (3/2/2025)

Dalam RDP itu, Komisi I DPRD Banjarmasin mengingatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Banjarmasin agar data kependudukan tidak bocor.

Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin Aliansyah, mengatakan, Disdukcapil sebagai wadah pencatatan data penduduk seluruh Banjarmasin harus lebih memperkuat basis data. Agar penyimpanan data, pengamanan data, hingga backup data, bisa dilakukan secara optimal.

“Kita menekankan agar masalah ini bisa menjadi perhatian serius. Sehingga, data yang dimiliki tidak bocor ataupun hilang,” tegasnya.

Aliansyah menyebutkan, pentingnya penyempurnaan program kinerja bidang administrasi dan basis data ini sebagai langkah dan upaya menjaga keakuratan data kependudukan.

“Kalau sampai data ini bocor bisa merugikan masyarakat. Datanya bisa dipakai untuk pinjaman online. Padahal, yang bersangkutan tidak melakukan pinjaman. Kan banyak seperti itu,” katanya.

Tak hanya soal pentingnya menjaga data kependudukan ini, politisi PKS ini pun menyampaikan akan pentingnya sosialisasi Kartu Identitas Anak (KIA).

“Banyak masyarakat yang belum mengetahui pentingnya akan memiliki KIA. Ini juga patut untuk disosialisasikan,” sebutnya.

Di sisi lain, RDP ini dimanfaatkan untuk menggali informasi kendala yang dihadapi Disdukcapil. Diantaranya, kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM), minimnya mobil operasional, hingga anggaran.

“Informasi yang disampaikan terkait SDM, Mobil Operasional yang hanya 2 buah, dan juga anggaran tahun ini turun dari anggaran 2024. Semoga saja, kendala ini bisa kita selesaikan bersama,” pungkasnya. (sna/smr)