Site icon Seputaran.id

Data Verval ATS : Sekitar 7.378 Anak di Banjarmasin Tak Sekolah

Kadisdik Banjarmasin Ryan Utama. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Angka Anak Tidak Sekolah (ATS) masih menjadi catatan bagi dunia pendidikan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Berdasarkan data 2025, jumlah anak yang tidak mengenyam pendidikan formal mencapai angka hampir 61.000 anak sekitar 60,996 yang mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA.

Sementara itu, di Banjarmasin sendiri dalam data aplikasi Verifikasi Validasi Anak Tidak Sekolah (Verval ATS) pada 2025 menyumbang sekitar 7.378 yang tidak mengenyam pendidikan. Namun, Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalsel menunjukkan kemungkinan jumlah anak tidak sekolah sekitar 3.000 anak.

“Meski demikian, Pemko Banjarmasin tetap menggunakan angka konservatif 7.000 sebagai pijakan dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Hal ini turut mendorong lahirnya langkah strategis melalui program Berkat (Bersama Kita Atasi Anak Tidak Sekolah).

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjarmasin Ryan Utama menuturkan, pada 2026 ini pihaknya telah mengintervensi sebanyak 500 anak.

Tiga kriteria yang menjadi prioritas adalah bekerja di usia sekolah, menikah di usia sekolah dan faktor ekonomi. “Kita sudah lakukan upaya melalui program Berkat ini,” ungkapnya Ryan, Senin (11/5/2026).

Langkah ini juga bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Swasta dan menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk menekan ribuan angka anak tidak sekolah.

“Melalui program tersebut, Pemerintah berharap dapat memutus mata rantai persoalan ATS yang kini masih menjadi tantangan besar,” tukasnya. (shn/smr)