SEPUTARAN.ID, RANTAU – Bupati Tapin H Yamani bersama Wakil Bupati H Juanda menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada warga Desa Suato Baru, Kecamatan Salam Babaris, Senin (23/2/2026).
Penyerahan kunci rumah kepada warga kurang mampu itu sebagai tanda program bedah rumah 2026 resmi dimulai.
Desa Suato Baru menjadi titik awal pelaksanaan program rumah tidak layak huni (RTLH) tahun ini. Penyerahan kunci tersebut sekaligus menandai komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tapin dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Bupati H Yamani menegaskan, program bedah rumah merupakan salah satu program unggulan daerah yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. “Pada 2025 lalu kita sudah menyelesaikan 1.000 rumah. Alhamdulillah, tahun 2026 ini kembali kita targetkan 1.000 rumah lagi,” tegasnya.
Menurutnya, program ini tidak sekadar membangun fisik bangunan, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Rumah yang layak dinilai berdampak pada kesehatan, kenyamanan, serta kesejahteraan keluarga. “Dengan rumah yang layak, kualitas hidup masyarakat juga akan meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut menjadi bukti keberpihakan pemerintah daerah terhadap masyarakat kecil. Bupati pun berpesan agar rumah yang telah direnovasi dapat dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Suasana haru tampak menyelimuti prosesi penyerahan kunci. Warga penerima bantuan tak kuasa menahan rasa syukur saat menerima rumah yang kini lebih layak dihuni. Masyarakat sekitar pun menyambut antusias, berharap program tersebut terus berlanjut dan tepat sasaran.
Dengan dimulainya program di Suato Baru, Pemkab Tapin optimistis target 1.000 rumah pada 2026 dapat terealisasi, melanjutkan capaian tahun sebelumnya. “Program ini akan terus kita jalankan. Tahun depan kembali 1.000 rumah dibedah hingga masa jabatan kami berakhir,” pungkasnya. (smr)
