Site icon Seputaran.id

Bimtek Bendahara SKPD Pemko Banjarmasin, Dibekali Tata Kelola Keuangaan Daerah

Sekdako Banjarmasin Ichrom Muftezar saat sambutan pada Bimtek. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Seluruh bendahara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin diberi Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas dalam Optimalisasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI).

Bimtek ini sebagai upaya Penguatan tata kelola keuangan daerah, membekali bendahara SKPD dengan kemampuan untuk mengantisipasi berbagai risiko yang dapat muncul dalam proses penatausahaan keuangan daerah.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin Ichrom Muftezar menyampaikan, Bimtek tidak hanya berfokus pada pemahaman teknis penggunaan SIPD RI, tetapi juga membekali bendahara SKPD dengan kemampuan untuk mengantisipasi berbagai risiko yang dapat muncul dalam proses digitalisasi penatausahaan keuangan daerah.

Kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk memberi pemahaman lebih intens lagi kepada para bendahara yang bertanggung jawab dalam mengelola keuangan daerah.

“Termasuk bendahara pengeluaran pembantu, bagaimana mereka seharusnya dalam bekerja dan mempertanggungjawabkan setiap rupiah yang dikeluarkan dari APBD (Anggaran Pendapatan Asli Daerah) Kota Banjarmasin,” ujarnya, usai membuka acara bimtek yang berlangsung di Ballroom Rattan Inn Hotel Banjarmasin, Senin (10/9/2026) sore.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pesan, dari Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR terhadap peserta yang mengikuti Bimtek, bahwa seorang bendahara harus menjadi garda terdepan dalam mempertanggungjawabkan setiap rupiah yang dikeluarkan dari APBD.

“Kalau penegasan saja bahwa bendahara jangan mempersulit orang, baik itu pegawai sendiri maupun masyarakat atau pihak ketiga, karena bendahara berperan untuk mempercepat atau memperlambat,” ingatnya

Hal tersebut, sangat sejalan dengan prinsip Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR yang menginginkan seluruh pegawai di lingkungan Pemko Banjarmasin untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Lebih lanjut, selama ini bendahara memang mengalami kendala di bagian alur Surat Pertanggungjawaban (SPJ) hingga menjadi evaluasi pihaknya dengan diselenggarakannya Bimtek ini.

“Kadang-kadang di akhir tahun, biasanya banyak SPJ-SPJ yang menumpuk sampai di akhir tahun. Jadi harapannya seorang bendahara itu harus mampu memanajemen waktu dan laporan pertanggungjawaban agar tidak menumpuk diakhir tahun,” ujarnya.

Dia mengharapkan, kegiatan ini memberikan manfaat dalam rangka akuntabilitas semua pengelola keuangan yang ada di Pemko Banjarmasin.

Adapun kegiatan bimtek ini dilaksanakan selama empat hari, dari 5 hingga 8 Oktober mendatang dengan menghadirkan langsung narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Bina Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). (shn/smr)