Site icon Seputaran.id

Berikut Para Pemenang Grand Final LDMS Best Of The Best 2026

Penyerahan piagam dan tropi bagi pemenang lomba. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Grand Final Lomba Desain Motif Sasirangan (LDMS) Banjarmasin “Best of The Best” 2026 berlangsung di ballroom Rattan Inn Banjarmasin, Rabu (20/5/2026).

Hasilnya, Kategori Best of The Best motif pewarna alam berhasil diraih Najwa Nur Putri dari Sasirangan Premium Najwa. Sedangkan pemenang kategori Best of The Best motif pewarna kimia didapat Fahmianoor dari Fahmi Sasirangan.

Berikut daftar pemenang kategori Best of The Best motif pewarna kimia yakni:
Juara I Fahmianoor dari Fahmi Sasirangan.
Juara II Muslim Sugianto dari Muslim Sasirangan.
Juara III Nurdiansyah dari Unique Sasirangan.

Sedangkan untuk kategori Best of The Best motif pewarna alam:
Juara I Najwa Nur Putri dari Sasirangan Premium Najwa.
Juara II Sandi Agustinus dari Kantan Sasirangan.
Juara III Ena Sahena dari Sahena Sasirangan.

Adapun untuk kategori reguler pewarna alam, Juara I Supianor dari Adyt Sasirangan, Juara II Ahmad Hilman Jamil dari Kasasiur Banjar, Juara III Bustami dari Balakas Sasirangan, Juara IV Rina Rahmawati dari Jasymira, Juara V Muhammad Rafi dari D’sujing Sasirangan Limited, Juara VI Hasan Basri dari Hasan Sasirangan.

Walikota Banjarmasin HM Yamin HR menuturkan, pentingnya inovasi dan kreativitas dalam pengembangan kain sasirangan sebagai identitas budaya sekaligus kekuatan ekonomi kreatif daerah.

Ia mengapresiasi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin yang terus berupaya menjaga, mengembangkan dan mempromosikan sasirangan sebagai warisan budaya khas Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Sasirangan bukan sekadar kain tradisional, tetapi juga simbol identitas, perjalanan sejarah, nilai budaya dan kreativitas masyarakat Banjar,” tuturnya.

Karena itu, inovasi menjadi kunci agar sasirangan tetap relevan, diminati generasi muda dan mampu bersaing di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Lomba desain motif sasirangan seperti ini sangat penting, bukan hanya mencari motif yang indah secara visual, tetapi juga mendorong lahirnya gagasan baru dan identitas khas Banjarmasin,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Banjarmasin Hj Neli Listriani menyampaikan rasa bangga atas konsistensi pelaksanaan LDMS yang telah berlangsung selama sembilan tahun di Banjarmasin.

Sebab, lomba tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat terus tumbuh dan berkembang.

“Para pengrajin yang mengikuti lomba bertajuk best of the best ini merupakan pemenang desain motif sasirangan dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi disini semua desain sangat bagus,” terang Neli.

Ia menilai LDMS menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan produk kerajinan daerah sekaligus mendorong pelaku industri kecil dan menengah agar semakin maju dan berdaya saing.

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bersama Dekranasda berharap sasirangan semakin dikenal, semakin dicintai masyarakat dan terus menjadi kebanggaan daerah serta mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat.

“Menjadi pemenang di best of the best akan dipakai Hari Jadi (Harjad) Banjarmasin,” pungkasnya.

Kepala Bidang Perindustrian Disperdagin Banjarmasin Dedy Hamdani menambahkan, karya motif Sasirangan para pemenang akan dipilih sebagai seragam Harjad Kota Banjarmasin.

“Untuk best of the best pejabat daerah dan reguler untuk semua SKPD,” sebutnya.

Ia mengatakan, penilaian bagi para peserta ini baik dari kesesuaian tema, segi motif, warna telah ditentukan harus masuk atau keseluruhannya yakni merah, kuning, hijau dan wolf, yang merupakan warna keramat Kot Banjarmasin. “Lalu bagaimana merawat budaya sasirangan dan kesesuaian dengan tema,” pungkasnya.

Najwa Nur Putri dari Sasirangan Premium Najwa, merasa bersyukur dan bangga dapat menjadi juara dalam ajang yang mempertemukan para pemenang LDMS dari tahun-tahun sebelumnya tersebut.

Dia mengajak, para pengrajin sasirangan untuk terus berinovasi menciptakan motif baru agar semakin dikenal luas hingga mancanegara.

“Untuk para pengrajin yang lain, ayo ke depannya kita buat lebih banyak motif lagi agar orang luar daerah dapat jatuh cinta bahkan sampai Internasional,” pungkasnya.

Sementara pemenang kategori Best of The Best motif pewarna kimia Fahmianoor dari Fahmi Sasirangan menuturkan, hadirnya kategori tersebut menjadi langkah positif Pemko Banjarmasin dalam memperkaya motif sasirangan dan meningkatkan peluang pemasaran di masa mendatang.

“Alhamdulillah dengan adanya kategori Best of The Best ini merupakan langkah yang bagus dari Pemko untuk memperkaya jenis motif baru serta penjualan ke depannya.

Menurut dia, sasirangan ini bukan hanya sebagai kain, tetapi bisa menjadi lifestyle dalam penampilan. “Mulai dari jaket, baju kemeja, dress, dan sebagainya,” tuturnya.

Fahmi berharap, sasirangan dapat menembus pasar ekspor dengan dukungan pemerintah dan berbagai pihak terkait. “Ke depannya kami berharap sasirangan ini dapat diekspor, tetapi kami juga butuh bantuan kawan-kawan serta Pemko dalam hal prosedur tersebut,” tukasnya. (shn/smr)