SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Wahana kolam bermain anak di kawasan Taman Satwa dan Edukasi, Jalan Jahri Saleh, menjadi perhatian warga setelah dibuka untuk masyarakat. Meski sejumlah bagian fasilitas di sekitar kolam masih dalam proses penyelesaian.
Wahana yang merupakan bagian dari proyek pembangunan senilai sekitar Rp3,1 miliar tersebut diperkenalkan melalui kegiatan launching pada 30 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, masyarakat diperbolehkan mencoba wahana kolam bermain anak secara gratis selama satu hari.
Namun, kondisi fasilitas di lapangan menunjukkan sejumlah bagian belum sepenuhnya tertata. Salah satunya terlihat pada area sekitar kolam yang masih dalam proses pemasangan paving block.
Salah seorang warga Pekauman Safrudin mengaku, sengaja datang sejak pagi bersama anaknya setelah mengetahui pembukaan wahana tersebut melalui media sosial (Medsos).
Ia menyambut positif hadirnya wahana bermain anak tersebut. Namun, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu diselesaikan.
“Tapi kalau dilihat baru 80 persen ya selesainya, karena di sekitar wahana kolamnya paving blocknya belum terpasang. Semoga segera selesai,” tutur Safrudin, Minggu (30/8/2026).
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin Yuliansyah Effendi menuturkan, masih adanya proses penyelesaian di sejumlah bagian fasilitas.
Pemasangan paving block di sekitar wahana masih dikerjakan. Karena itu, wahana tersebut belum secara resmi dibuka untuk masyarakat umum.
“Kami sedang menyelesaikan proses pemasangan paving block. Jadi belum dibuka untuk umum. Ini hanya dilaunching dan hanya satu hari saja dibuka secara gratis,” terangnya.
Ia belum dapat memastika wahana kolam bermain anak dengan kedalaman kolam air itu ada 65 cm dan 45 cm tersebut, akan resmi dibuka untuk masyarakat umum.
Kendati demikian, saat nantinya dibuka secara resmi, pengunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp10 ribu per orang untuk menikmati wahana kolam bermain anak tersebut.
“Kami belum tahu pasti kapan dibuka. Tapi kontrak proyek pembangunan sudah selesai. Kalau sudah dibuka dikenakan biaya Rp 10 ribu per orang,” ujarnya.
Dengan demikian, pembukaan gratis sehari ini merupakan bagian dari launching dan bukan tanda bahwa wahana telah beroperasi secara resmi setiap hari.
“Masyarakat masih harus menunggu hingga seluruh fasilitas pendukung dinyatakan siap sebelum wahana dibuka secara umum,” tandasnya. (shn/smr)
