Site icon Seputaran.id

Banjir Mulai Surut, Ada Peningkatan Volume Sampah

Kepala DLH Banjarmasin Alive Yoesfah Love. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Volume sampah di Banjarmasin ada mengalami peningkatan pasca banjir jika dibandingkan biasanya.

Ada tiga titik menjadi fokus Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, yakni di kawasan Jalan HKSN, Jalan Banua Anyar dan Jalan Veteran Pasar Buah.

Kepala DLH Banjarmasin Alive Yoesfah Love menuturkan, meningkatnya volume sampah dikarenakan sampah-sampah yang selama ini berada di bawah kolong rumah warga mengapung di jalanan, hingga setelah banjir warga membersihkan.

“Jadi sampah yang dibuang warga itu tidak hanya sampah rumah tangga, tapi bisa juga karena sampah-sampah kolong rumah mereka yang keluar karena banjir lalu diambil lalu dibuang ke TPS,” jelasnya.

Kondisi ini, juga membuat beberapa titik TPS penuh dengan sampah hingga menjadi konsentrasi pengangkutan petugas kebersihan atau paman gerobak.

Adapun tiga titik TPS yang menjadi perhatian itu berada di kawasan Jalan HKSN, Jalan Banua Anyar dan Jalan Veteran.

“Tiga titik ini memang agak krusial dan berada cukup tinggi. Jadi saat banjir mereka membuang sampah di tempat lebih tinggi seperti lokasi tadi,” bebernya.

Alive mengapresiasi inisiatif dari Paman Gerobak Sampah yang mengangkutnya di tempat lebih tinggi saat banjir, hingga sampah tak berserakan terbawa genangan air.

“Meski hal ini cukup membuat DLH Banjarmasin sedikit kesulitan, karena banyaknya sampah yang menumpuk. Tapi tidak apa-apa, mudah-mudahan dalam beberapa hari ini bisa selesai teratasi seiring mulai surutnya banjir,” jelasnya.

Alive menyebut, selain itu, pemicu lain meningkatnya volume sampah, karena saat ini sudah masuk musim buah. Maka tak heran sampah kulit buah banyak ditemui.

“Saya hanya mengimbau kepada masyarakat supaya dapat memilah sampah dari sumbernya hingga dapat teratasi permasalahan sampah kita,” pintanya.

Alive merasa, dengan masih membuang sambah secara keseluruhan tanpa memilah akan menyulitkan. “Paling tidak memisahkan sampah basah atau sisa makanan dan sampah plastik supaya memudahkan,” tukasnya. (shn/smr)