SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih, Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, perlu pembenahan secara menyeluruh.
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin pembenahannya baik itu penampungan dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dan bangunan pemotongan sudah lama serta lainnya.
“Ketika ada kegiatan pemotongan tentu semua terkoordinir, sampai dengan limbah yang dihasilkan,” ungkap Kepala DKP3 Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, di Balai Kota Banjarmasin, Kamis (27/8/2026).
Oleh karena itu, ia menyatakan, RPH bakal dibenahi, mengingat atap bangunan mengalami kerusakan, lantainya ambrol atau runtuh.
“Banyak itu kawasan perlu dibenahi, khusus untuk Rumah Potong Hewan (RPU) Modern sudah aman,” bebernya.
Hanya saja, RPU Modern perlu melengkapi fasilitas supaya terkoneksi dan dapat beroperasi.
“Pada tahun ini dilengkapi. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) telah ada, cuma terkendala oleh musim kemarau ini ketersediaan air perlu diperhatikan,” katanya.
Menurutnya, pihaknya menyediakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk menopang operasional RPU Modern. “Insya Allah segeranya bisa dapat beroperasi, ketika itu sudah siap tinggal pihak ketiganya,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, sebenarnya banyak investor yang awalnya tertarik untuk mengelola aset tersebut. Namun berakhir tidak deal, karena ada pertimbangan-pertimbangan dari investor.
“Misalnya pertimbangan daya listriknya, Kemudian mereka minta storage hingga blast freezer yang alat beku cepat itu. Tentunya pemenuhan ini tidak bisa seadanya juga,” ujarnya.
Seiring dengan itu, pihaknya melakukan dialog bersama investor untuk mengetahui sarana prasarana apalagi yang diperlukan untuk menunjang pengelolaan RPU modern tersebut.
Ia menyampaikan, sambil berjalan melengkapi fasilitas RPU ini pihaknya juga melakukan dialog bersama investor juga. Pihaknya juga bakal melakukan pengelolaan RPU Modern secara mandiri oleh Pemerintah Daerah.
Langkah tersebut disiapkan agar keberadaan RPU modern ini tetap dapat dimanfaatkan dan tidak berhenti apalagi sampai terbengkalai hanya, karena belum adanya investor.
“Jadi kita fungsikan dengan tenaga kita walaupun sedikit. Misalnya kapasitas berapa, disesuaikan dengan tenaga dan fasilitas yang ada,” tuturnya.
Sebelumnya, Walikota Banjarmasin HM Yamin meninjau RPU modern yang sudah tidak beroperasi tiga tahun lamanya setelah selesai dibangun dan kawasan RPH.
“Sangat konsen terhadap RPU Modern dan RPH itu sekitar 7 hektar dan ditambah lainnya luasnya menjadi 12 hektare,” ucapnya.
Persoalan yang menghambat pengoperasian RPU, DKP3 Banjarmasin juga melakukan pemetaan secara menyeluruh, sehingga dapat diketahui yang masih menjadi kendala.
“Kita inginkan bahwa RPU modern harus segera difungsikan dan paling lambat tahun depan. Bangunan RPU Modern di kawasan RPH Basirih itu sudah lama selesai, sejak sekitar tahun 2023, tapi sampai sekarang masih terkendala,” tukasnya. (shn/smr)
