SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sungai Jingah 4 Banjarmasin cukup memprihatinkan.
Kepala Sekolah SDN Sungai Jingah 4 Banjarmasin Muhammad Syukrie mengungkapkan bangunan sekolah ini merupakan bangunan awal.
“Maka tak heran, kondisinya saat ini cukup memprihatikan,” ujarnya.
Karena terlihat plafon dan atap sekolah yang banyak bolong. Bahkan seluruh ruang kelas yang berada di lantai dua sudah tidak bisa difungsikan lagi sejak 6 bulan lalu.
“Jadi untuk sementara kita gunakan ruang kelas di bawah dan memberlakukan shift pada beberapa kelas, agar aktivitas belajar- mengajar tetap jalan,” tuturnya, Selasa (22/7/2025).
Pun begitu, Syukrie mengaku tetap waswas selama aktivitas di sekolah berjalan, karena ada kekhawatiran bangunan sekolah akan ambruk hingga mengenai siswa.
“Sebab jika melihat kerusakan yang ada, hampir semua ruangan sekolah sudah tidak layak digunakan lagi dan cukup membahayakan hingga perlu dilakukan perbaikan segera,” ucapnya.
Syukrie menyatakan, sudah sering mengusulkan perbaikan. Bahkan hingga rusak parah, ini sudah ada dua kali dicek Dinas Pendidikan (Disdik).
“Janjinya perbaikan dilakukan di APBD Perubahan 2025 ini. Dan kami ingin perbaikan total, karena bangunan ini belum pernah direhab,” pintanya.
Ia menyatakan, SDN Sungai Jingah 4 Banjarmasin merupakan sekolah yang cukup diminati, karena letaknya strategis berada di pertengahan kota.
“Terhitung tahun ini, ada 306 siswa yang terdaftar di sekolah,” jelasnya.
Ia menyadari, meski kondisi sekolah rusak tapi tidak mengurangi minat orang tua memasukkan anaknya bersekolah di SDN Sungai Jingah 4.
“Makanya kami berharap dengan adanya kunjungan Walikota Banjarmasin HM Yamin HR ini bisa lakukan perbaikan segera, guna menunjang siswa belajar,” katanya.
Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menilai, kondisi SDN Sungai Jingah 4 sangat memprihatinkan.
“Letak sekolah berada di pusat kota. Seharusnya sekolah itu menjadi tempat yang nyaman bahkan walaupun hanya dipandang saja,” kata Yamin, usai meninjau SDN Sungai Jingah 4, Selasa (22/7/2025).
Adapun perbaikan yang akan dilakukan, nanti dilihat dari pengecekan dan perhitungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin terhadap bangunan.
Apabila kondisi bangunan dianggap rusak parah. Maka tak menutup kemungkinan dilakukan perbaikan total.
“Kalau dilihat tidak layak, bagusnya memang diperbaiki total,” imbuhnya.
Walikota Yamin menegaskan, persoalan pendidikan ini menjadi atensi serius pihaknya saat ini. Terlebih, setelah beberapa kali meninjau dan melihat langsung kondisi sekolah di Kota Seribu Sungai yang masih banyak rusak.
“Makanya kami minta Disdik untuk lakukan pendataan dengan skala prioritas perbaikan,” tukasnya. (shn/smr)