Site icon Seputaran.id

Ada Angkutan Mudik Gratis, Taxi Colt Makin Sepi Penumpang

Taksi Colt yang mangkal di terminal Pal 6, namun sepi penumpang. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Arus Mudik Lebaran 2025 untuk taxi angkutan Colt L-300 masih sepi dan kurang diminati penumpang, bahkan kondisi tersebut dirasakan sudah beberapa tahun belakangan ini.

Ardian, salah satu sopir di Terminal Pal 6 Banjarmasin mengatakan arus mudik lebaran ini, sama seperti tahun kemarin, yang bisa dibilang tidak terlalu ramai dan sepi.

Menurutnya, sejak munculnya travel dan berkembangnya bisnis angkutan yang sekarang, termasuk angkutan online, maka penggunaan taksi colt sudah sepi penumpang. “Padahal pekerjaan yang dijalani ini sudah mulai zaman kakek hingga sekarang. Tapi  karena zaman sekarang sudah berubah dan masing-masing mencari uang, jadi tidak bisa melarang-larang,” ungkap Ardian, saat ditemui di Terminal Pal 6, Selasa (25/3/2025).

Selain itu, kata dia, penurunan jumlah penumpang taksi colt ini sejak zaman travel, bis dan angkutan mudik gratis. “Tapi mau tidak mau, tetap dijalani. Maunya, kita sopir colt ini diberdayakan, untuk menambah armada mudik gratis. Nah, kalau sekarang anggapannya hidup, tapi mati suri kami ini,” jelasnya.

Walau begitu, sopir Taksi Colt Untuk jurusan Pelaihari, Batakan dan Tangkisung Kabupaten Tanah Laut ini tetap berikhtiar.  “Jadi penumpang dibawa selama bulan puasa hingga menjelang lebaran untung-untungan, ada dan terkadang tidak ada sama sekali. Jadi tidak full isinya, bila didapatkan kisaran Rp300 ribu hingga Rp400 ribu, itu sudah tahan minyak (BBM) dan setelah itu pulang,” kata Ardian.

Akan tetapi, kata dia, bila mengharapkan penumpang atau berlama-lama mangkal di terminal pal 6 ini, sudah dipastikan tidak ada. “Waktu dulu biasa 2 sampai 4 buah full penumpang, sekarang sudah tidak ada lagi. Bahkan mendekati dan hari raya biasa ada saja, sekarang bahkan bisa tidak ada,” ujarnya.

Penghasilan lain, Ardian menyebut, taksi colt miliknya juga menerima jasa mengangkut barang. “Ini bila kondisi banyak lumayan tapi misalnya 2 hingga 3 cukup aja,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang penumpang Idah menuturkan, biasa setiap tahun pulang kampung saat lebaran. Tujuannya pulang kampung ke Tapin, biasa pakai taxi dan terkadang pakai kendaraan pribadi.

“Tahun ini pulang kampung berdua sama anak. Untuk suami berangkat belakangan, jadi memilih taxi angkutan berangkat lebih dahulu,” ungkapnya.

Ia mengatakan, mudik karena anak sudah mulai libur sekolah. “Nanti pulang lagi ke Banjarmasin, bisa pakai taxi lagi atau pakai kendaraan pribadi. Jadi tidak tentu juga pulang lagi ke Banjarmasin menggunakan angkutan apa,” tukasnya. (shn/smr)