SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe D di Sungai Andai tahap pertama sudah berjalan. Saat ini pengerjaan tahap pertama, lantai dasar memasuki tahap finishing dengan dukungan anggaran sekitar Rp4 miliar. Dan tahun depan, proyek dilanjutkan ke konstruksi lantai dua.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin Yanuar Diansyah menyampaikan, pembangunan Rumah Sakit Tipe D Sungai Andai dilakukan bertahap.
Setelah konstruksi gedung rampung, pihaknya akan melengkapi alat kesehatan, merekrut tenaga medis dan mengurus perizinan operasional.
Rumah Sakit Tipe D ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan di kawasan Banjarmasin Utara dan sekitarnya.
“Penduduk di Sungai Andai saja sudah mencapai sekitar 40 ribu jiwa, belum lagi posisinya yang berbatasan langsung dengan Barito Kuala (Batola) yakni Handil Bakti yang juga padat,” ungkap Yanuar, di Kantor Dinkes, Rabu (7/10/2026).
Dia pun menilai, kawasan Sungai Andai perlu juga ada rumah sakit. Pada tahap berikutnya, Dinkes Banjarmasin akan mengusulkan anggaran untuk konstruksi lantai dua melalui proses lelang pada 2027.
“Nilai anggaran yang disiapkan diperkirakan sepadan yakni Rp4 miliar dengan tahap pertama,” bebernya.
RS Tipe D tersebut dirancang memiliki minimal 50 tempat tidur rawat inap, di luar fasilitas tempat tidur darurat di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Layanan medisnya mencakup dokter spesialis penyakit dalam, bedah, serta kebidanan dan kandungan,” jelasnya.
Namun, sebelum beroperasi, Dinkes juga harus menata pelayanan kesehatan masyarakat yang selama ini menjadi tugas Puskesmas Sungai Andai.
Salah satu opsi yang disiapkan mengalihkan sebagian cakupan pelayanan ke Puskesmas terdekat, termasuk Puskesmas Sungai Jingah.
“Kita ingin optimalkan peran klinik swasta atau fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat di wilayah Sungai Andai untuk membackup pelayanan kesehatan dasar bagi warga sekitar. Perlu dipikirkan mencari lokasi pengganti untuk Puskesmas Sungai Andai di kawasan itu juga,” tukasnya. (shn/smr)









