SEPUTARAN.ID,BANJARMASIN – Pameran dan Lomba Burung Berkicau Walikota Cup 2026 resmi digelar, di Screen House Kantor DKP3 Banjarmasin, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-500 Banjarmasin. Selain menjadi ajang kompetisi bagi para penghobi burung berkicau, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas kicau mania sekaligus wadah untuk berbagi pengetahuan mengenai perawatan satwa.
Ada 900 peserta dari Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (kalteng) ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengapresiasi kepada seluruh panitia, komunitas pecinta burung berkicau, sponsor, serta berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Baginya, momentum lima abad perjalanan Banjarmasin tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah, tetapi juga harus diisi dengan kegiatan positif yang mampu mempererat silaturahmi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia mengatakan, peringatan Harjad ke-500 ini hendaknya lebih dari sekadar momentum untuk mengenang sejarah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta menghadirkan berbagai kegiatan positif yang bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Hobi burung berkicau memiliki potensi untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Sebab, rangkaian kegiatan tersebut dapat melibatkan berbagai sektor pendukung, mulai dari peternak, pelaku UMKM, pengrajin sangkar, penyedia pakan burung, hingga usaha lainnya.
Sementara itu, Bendahara Panitia Wali Kota Cup 2026 Fadillah Riadi menuturkan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang telah digelar sejak 2017 hingga sekarang, juga untuk memeriahkan Harjad ke-500 Banjarmasin.
“Tahun ini, antusiasme peserta semakin meningkat. Sedikitnya ada 900 peserta dari Kalsel dan Kalteng ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut,” terangnya
Fadillah menyebut, kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi penghobi lama, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi masyarakat yang baru ingin menekuni hobi burung berkicau.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan peserta-peserta baru dalam menyalurkan hobinya, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai budaya menyayangi hewan.
“Pesertanya juga banyak yang datang dari berbagai daerah di Kalsel dan Kalteng,” jelasnya.
Beragam kategori burung diperlombakan dalam Wali Kota Cup 2026. Di antaranya Konin, Cendet, Murai Borneo, Cucak Hijau, Murai Non-Gembung, Kacer dan Lovebird.
Tak hanya menawarkan gengsi kompetisi, panitia juga menyiapkan hadiah dengan total nilai sekitar Rp40 juta dan ditambah berbagai hadiah menarik lainnya.
Hadiah tersebut antara lain lima unit sepeda listrik, tiga unit sepeda, dua unit mesin cuci, tiga unit kipas angin, serta sejumlah hadiah lainnya.
Antusiasme peserta dan penonton menunjukkan bahwa komunitas penghobi burung berkicau masih memiliki basis yang kuat di wilayah Kalsel dan Kalteng.
“Ajang ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi komunitas sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi kreatif berbasis hobi di Banjarmasin,” tukasnya. (shn/smr)
