SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Sirkuit 2 Lead dan Speed Bamara Sport Climbing Competition 2026 se-Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi dimulai. Kegiatan dimulai dari 27-30 Agustus 2026 bertempat di Gor Hasanuddin HM Banjarmasin.
Dengan kategori dipertandingkan Umum Lead dan Speed dengan jumlah peserta 84 orang.
Rincian jumlah peserta per kategori, Lead Umum Putra 22 peserta, Lead Umum Putri 11 peserta, Speed Umum Putra 14 peserta, Speed Umum Putri 8 peserta, Lead U-15 Putra 10 peserta, Lead U-15 Putri 8 peserta, Speed U-13+U-11 Putra 16 peserta dan Speed U-13+U-11 Putri 13 peserta.
Peserta berasal dari 12 Kabupaten/Kota se Kalsel, hanya perwakilan Tanah Bumbu tidak ikut.
Walikota Banjarmasin H M Yamin HR mengucapkan, selamat bertanding kepada seluruh peserta yang mengikuti kejuaaran sirkuit 2 panjat tebing.
Baginya, panjat tebing merupakan olahraga mengandalkan kekuatan fisik. Lebih dari itu terdapat nilai keberaniaan, ketilitian, konsentrasi, strategi, kedisipilinan dan kemampuan untuk mengendalikan diri ketika menghadapi tantangan.
“Semoga dari kejuaraan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” Kata Yamin, usai membuka ajang tersebut, Jumat (28/8/2026).
Selain itu, ia mengharapkan, dari event ini memunculkan bibit atlet potensial dan mampu mengharumkan nama Banjarmasin bahkan Provinsi Kalsel hingga Nasional serta Internasional.
“Kepada atlet bertanding, berikan kemampuan terbaik dan junjung tinggi sportivitas. Jangan takut menghadapi tantangan, menang atau kalah itu menjadi tujuan,” ucapnya.
Menurutnya, setiap event adalah proses mencapai kemenangan dan atlet menjadi lebih kuat. “Makanya setiap pertandingan adalah kesempatan belajar serta mengevaluasi diri. Semoga kejuaraan berjalan lancar dan sukses,” katanya.
Sementara itu, Ketua FPTI Kalimantan Selatan (Kalsel) Hasnuryadi Sulaiman mengucapkan, selamat bertanding kepada atlet yang mengikuti, dan event ini bagian dari pembinaan atlet. “Mudah-mudahan nanti bisa melaksanakan skala event lebih besar lagi,” katanya.
Ia menyatakan, bakal ada sosialisasi yang menyasar di sekolah, karena tidak semua mengenal olahraga panjat tebing. “Mulai trend naik olahraga panjat tebing semenjak menjuarai di Olimpiade,” pungkasnya.
Ketua FPTI Banjarmasin Ahmad Zazuli menambahkan, ajang ini menjadi tanggung jawab besar membawa olahraga panjat tebing Banjarmasin, sesuai slogan maju prestasinya, dan sejahtera atletnya.
“Dikejuaraan ini, para atlet bertandinglah dengan semangat keberanian dan sportivitas,” katanya.
Menurutnya, ajang ini menjadi momen awal kebangkitan peningkatan prestasi olahraga panjat tebing khususnya di Banjarmasin serta Kalsel. “Jadi, selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas,” tukasnya. (shn/smr)
