SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Banjarmasin bekerjasama Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin menggelar Kejuaraan Drum Band Piala Walikota Banjarmasin 2025, di Balai Kota Banjarmasin.
Walikota Cup Kejuaraan Drum Band yang kedua kalinya ini, diikuti 17 peserta dengan dua kategori yaitu, street parade dan konser.
Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Banjarmasin Ikhsan Budiman menuturkan, kompetisi tersebut menjadi bagian dari pengembangan olahraga prestasi, mengingat drumband juga dipertandingkan dalam sejumlah agenda resmi, termasuk pada kegiatan Porprov sebelumnya dipertandingkan untuk Banjarmasin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam meningkatkan kualitas atraksi, kreativitas dan perlindungan tradisi. “Karena drumband juga menjadi salah satu cabang yang dilombakan pada olahraga prestasi,” ungkapnya Ikhsan, usai membuka Kejuaraan, Sabtu (29/11/2025) sore.
Ia juga mengapresiasi kehadiran juri yang didatangkan dari luar daerah, sehingga penilaian diyakini menjadi lebih objektif dan profesional. “Antusiasme pelajar menjadi poin penting dari pelaksanaan kejuaraan. Mulai dari tingkat SD, hingga sekolah lanjutan turut berpartisipasi, menandakan regenerasi drumband di Kota Banjarmasin terus berjalan,” ungkapnya.
Baginya, yang terpenting bukan hanya soal kompetisinya, tetapi kita melihat antusiasme para pelajar. Ini menunjukkan, potensi drumband di Banjarmasin tidak pernah habis satu generasi mungkin sudah purna, tetapi muncul lagi generasi-generasi baru. “Hal ini sangat kita harapkan untuk perkembangan drumband di Banjarmasin,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejuaraan Walikota Cup Drumband 2025 Renaldi Aliannor menuturkan, kejuaraan ini diikuti berbagai sekolah dan komunitas, dan digelar bukan hanya sebagai ajang kompetisi.
Menurutnya, acara ini bukan hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah kreativitas, kedisiplinan, dan sportivitas bagi generasi muda. Drumband adalah seni yang menyatukan ritme, harmoni, serta kekompakan yang penuh nilai pembelajaran.
Latihan keras, kerja sama dan semangat pantang menyerah yang ada dalam drumband adalah karakter yang ingin terus ditanamkan kepada generasi muda. Prestasi bukan hanya soal menjadi yang terbaik, tetapi juga menjadi pribadi yang berkarakter dan berdisiplin. “Serta menjadi motivasi bukan hanya bermain musik tapi ada jenjang untuk ke depannya,” jelasnya.
Renaldi berpesan, bertandinglah dengan sportivitas, tampilkan yang terbaik dan tunjukkan bahwa generasi muda adalah generasi yang kreatif, berani dan mampu bersaing secara sehat.
“Harapannya Drumband yang ada di sekolah bisa di sekolah supaya lebih aktif lagi. Soalnya sudah ada mulai vakum Drumband di Banjarmasin. Dengan adanya lomba ini bisa membangkitkan lagi Drumband yang ada di Kota Banjarmasin,” tukasnya. (shn/smr)
